ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — Aroma kopi di pagi hari seolah menjadi alarm bagi sebagian orang. Setelah menyeruput kopi, mata terasa lebih segar dan tubuh lebih siap menjalani aktivitas. Tak sedikit pula yang kembali minum kopi pada siang atau sore hari.
Kebiasaan tersebut sebenarnya tidak selalu menjadi masalah. Bagi kebanyakan orang dewasa yang sehat, kafein dalam jumlah sedang masih dapat dikonsumsi setiap hari. Persoalannya, konsumsi kopi bisa menjadi berlebihan tanpa disadari.
Kopi Bisa Buat Tubuh Lebih Siaga
Kafein merupakan stimulan yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan membantu mengurangi rasa lelah untuk sementara waktu.
Efek inilah yang membuat kopi populer di kalangan pekerja, mahasiswa maupun orang yang membutuhkan konsentrasi dalam menjalankan aktivitas.
Baca juga: Rutin Makan Buah Setiap Pagi? Ini yang Bisa Terjadi pada Tubuh
Namun, efek kafein juga membuat sebagian orang mengalami reaksi berbeda. Konsumsi dalam jumlah terlalu banyak dapat menyebabkan tubuh terasa lebih gelisah, jantung berdebar atau sulit tidur.
Jangan Hanya Menghitung Jumlah Gelas
Satu hal yang sering terlewat adalah kandungan kafein tidak selalu sama pada setiap jenis kopi. Ukuran gelas, jenis biji kopi dan metode penyeduhan dapat memengaruhi jumlah kafein yang masuk ke tubuh.
Belum lagi jika kopi dikonsumsi dalam bentuk minuman kekinian. Tambahan gula, krimer, susu kental manis atau sirup dapat membuat kandungan kalori dan gula meningkat.
Karena itu, dua orang yang sama-sama mengatakan “saya hanya minum satu gelas kopi” belum tentu mendapatkan jumlah kafein dan gula yang sama.
Baca juga: Harus Bergadang? Ini Tips Aman Buatmu yang Harus Melek Tengah Malam
Waspadai Kopi yang Mengganggu Tidur
Salah satu tanda konsumsi kopi perlu dikurangi adalah ketika minuman tersebut mulai mengganggu pola tidur.
Kafein dapat bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam. Akibatnya, minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat seseorang lebih sulit terlelap atau kualitas tidurnya menurun.
Jika setelah mengurangi kopi tidur menjadi lebih mudah dan tubuh terasa lebih segar pada pagi hari, waktu konsumsi kopi mungkin perlu diatur kembali.
Jadi, Bolehkah Ngopi Setiap Hari?
Baca juga: Jangan Sepelekan! Merokok Sambil Berkendara Bisa Bikin Celaka
Jawabannya bisa ya, selama jumlahnya tetap wajar dan tidak menimbulkan keluhan pada tubuh.
Kebutuhan dan toleransi setiap orang berbeda. Mereka yang sensitif terhadap kafein mungkin perlu membatasi konsumsi lebih jauh. Begitu pula orang dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang sedang menggunakan obat-obatan tertentu.
Jadi, masalahnya bukan semata-mata pada kebiasaan minum kopi setiap hari. Yang perlu diperhatikan adalah seberapa banyak kafein yang masuk, kapan kopi diminum, apa yang ditambahkan ke dalamnya dan bagaimana tubuh merespons.
Secangkir kopi boleh menjadi teman memulai hari. Namun, jika tanpa kopi tubuh terasa sangat sulit beraktivitas atau konsumsi terus bertambah untuk mendapatkan efek yang sama, kebiasaan tersebut layak dievaluasi. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.