Masih Sepi Penumpang, Trans Banyumas Buka Aktivasi Tarif Khusus

Caption Foto : Direktur PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun. (Foto : Hermiana E. Effendi).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Dua hari setelah kembali beroperasi, jumlah penumpang Bus Trans Banyumas masih belum mencapai kondisi seperti sebelum layanan ini berhenti selama sekitar 20 hari. Untuk menarik kembali pengguna angkutan umum, manajemen Trans Banyumas kini membuka layanan aktivasi tarif khusus di sejumlah lokasi.

Direktur PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun mengatakan, layanan aktivasi tersebut dibuka sebagai langkah jemput bola untuk memudahkan masyarakat yang ingin kembali menggunakan Trans Banyumas, khususnya calon penumpang yang berhak mendapatkan tarif khusus.

Menurutnya, terdapat tiga lokasi yang disiapkan untuk layanan aktivasi, yakni Terminal Kejawar RSUD Banyumas, kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Purwokerto, dan Stasiun Purwokerto.

Ipoeng menjelaskan, layanan aktivasi di Terminal Kejawar dibuka mulai 25 September hingga 25 September 2026, pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB. Sementara aktivasi di kawasan Alun-Alun Purwokerto akan dibuka pada Minggu, 27 September 2026, bertepatan dengan kegiatan CFD, mulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB. Adapun layanan aktivasi di Stasiun Purwokerto dijadwalkan mulai 28 hingga 30 September 2026, pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB.

“Ini merupakan upaya kita untuk jemput bola calon penumpang baru, karena selama 20 hari berhenti beroperasi, banyak penumpang yang sudah beralih angkutan, ada yang membeli sepeda motor dan ada yang menempuh cara lain,” jelas Ipoeng kepada Orbit-News.com, Sabtu (19/9/2026).

Baca juga: Transformasi Limbah Kopi Menjadi Scrub, Inovasi Mahasiswa UIN Saizu Sabet Juara Nasional

Untuk aktivasi tarif khusus Trans Banyumas, dari kelompok pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas akan dikenakan tarif Rp2.000. Calon penumpang cukup membawa dokumen identitas seperti KTP, KIA, Kartu Keluarga (KK), atau kartu pelajar sebagai bukti untuk proses aktivasi.

Selain dokumen identitas, calon penumpang juga perlu membawa kartu uang elektronik seperti e-money, Brizzi, TapCash, atau Flazz. Bagi masyarakat yang belum memiliki kartu uang elektronik tersebut, pembelian juga dapat dilakukan langsung di lokasi aktivasi.

Penumpang Trans Banyumas Belum Maksimal

Sementara itu, jumlah penumpang Trans Banyumas pada hari pertama kembali beroperasi masih berada di bawah capaian sebelum layanan dihentikan.

Pada hari pertama operasional, jumlah penumpang tercatat sebanyak 5.545 orang. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan kondisi sebelum Trans Banyumas berhenti beroperasi, ketika jumlah penumpang dapat mencapai sekitar 8.000 orang per hari.

Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut

Manajemen menyadari bahwa penghentian operasional selama sekitar 20 hari membuat sebagian masyarakat harus mencari alternatif transportasi lain. Kondisi tersebut membuat Trans Banyumas harus kembali membangun kebiasaan masyarakat untuk menggunakan layanan bus.

“Kita memang seperti mulai dari awal lagi untuk menggaet penumpang baru, namun dengan keunggulan layanan yang cepat, jam kedatangan pasti, serta bus yang nyaman dan aman, kita optimis bisa meningkatkan load factor Trans Banyumas,” kata Ipoeng.

Karena itu, layanan aktivasi tarif khusus di sejumlah titik diharapkan menjadi salah satu cara untuk mendekatkan kembali Trans Banyumas dengan masyarakat.  Dengan operasional yang kembali berjalan dan berbagai kemudahan aktivasi tarif, manajemen Trans Banyumas berharap jumlah penumpang perlahan kembali meningkat. Bagi masyarakat yang sebelumnya sempat beralih menggunakan kendaraan lain selama bus berhenti beroperasi, momentum ini sekaligus menjadi kesempatan untuk kembali mencoba layanan Trans Banyumas. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat
VOX

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat

Redaksi Orbit-News.com | 17 Sep 2026

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: