Coffee Street Menjamur, Ngopi di Pinggir Jalan Jadi Tren Baru Anak Muda

Caption Foto : Ilustrasi

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — Menikmati secangkir kopi kini tidak selalu harus dilakukan di dalam kafe. Tren coffee street atau kedai kopi berkonsep pinggir jalan mulai menjamur dan menjadi pilihan baru masyarakat untuk menikmati kopi sambil nongkrong santai.

Konsep coffee street menawarkan pengalaman yang berbeda. Dengan tempat yang relatif sederhana, pengunjung bisa menikmati kopi di ruang terbuka sembari melihat aktivitas jalanan di sekitarnya.

Meja dan kursi biasanya ditempatkan di area terbuka, trotoar yang diperbolehkan untuk aktivitas usaha, halaman, maupun ruang kecil di depan gerai. Suasananya yang lebih santai membuat coffee street banyak diminati, terutama oleh anak muda.

Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik

Salah satu alasan coffee street mudah diterima adalah konsepnya yang cenderung sederhana. Pengusaha tidak harus menyediakan ruangan besar dengan interior mahal.

Baca juga: Rutin Makan Buah Setiap Pagi? Ini yang Bisa Terjadi pada Tubuh

Kondisi tersebut membuat harga sejumlah menu dapat ditawarkan lebih terjangkau. Pilihan minuman pun semakin beragam, mulai dari kopi susu, americano, latte, hingga berbagai minuman nonkopi.

Bagi pengunjung, harga yang relatif ramah kantong memungkinkan aktivitas nongkrong dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar ketika berada di kafe dengan konsep premium.

Nongkrong Lebih Nyaman

Coffee street juga menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan kedai kopi konvensional. Pengunjung dapat menikmati minuman sambil bercengkerama dengan teman, mendengarkan musik, bekerja menggunakan laptop, atau sekadar menghabiskan waktu.

Suasana terbuka menjadi bagian dari daya tariknya. Aktivitas kendaraan dan orang yang berlalu-lalang justru menjadi latar tersendiri ketika pengunjung menikmati kopi.

Baca juga: Telinga Terasa Kotor Langsung Dikorek? Hati - hati, Cutton Bud Bisa Bikin Masalah

Tidak sedikit coffee street yang kemudian berkembang menjadi titik kumpul komunitas. Mulai dari komunitas sepeda, otomotif, musik, hingga kelompok anak muda yang menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat bertemu.

Media Sosial Ikut Berperan

Perkembangan media sosial turut membuat konsep coffee street semakin dikenal. Foto gelas kopi dengan latar jalan, gerobak, lampu malam, atau suasana keramaian kerap menjadi konten yang dibagikan pengunjung.

Bagi pelaku usaha, media sosial juga menjadi sarana promosi yang relatif mudah. Satu lokasi yang memiliki konsep menarik dapat dengan cepat dikenal setelah pengunjung membagikan pengalaman mereka.

Fenomena ini menunjukkan bahwa bisnis kopi kini tidak hanya menjual rasa minuman. Konsep tempat, suasana, harga, dan pengalaman nongkrong menjadi bagian penting yang ditawarkan kepada konsumen.

Baca juga: Harus Bergadang? Ini Tips Aman Buatmu yang Harus Melek Tengah Malam

Coffee street memperlihatkan perubahan cara masyarakat menikmati kopi. Jika sebelumnya kopi identik dengan warung atau kedai, kini minuman tersebut hadir dalam konsep yang lebih fleksibel dan mengikuti gaya hidup masyarakat perkotaan.

Dengan modal tempat yang relatif sederhana, coffee street mampu menghadirkan ruang berkumpul yang santai. Bagi pengunjung, secangkir kopi bukan lagi sekadar minuman, tetapi bagian dari aktivitas sosial dan gaya hidup. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat
VOX

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat

Redaksi Orbit-News.com | 17 Sep 2026

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: