ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menegaskan, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas Agus Nur Hadie masih berada di Purwokerto hingga Jumat (11/9/2026). Pernyataan tersebut disampaikan Sadewo untuk menepis rumor yang beredar bahwa Sekda Banyumas dibawa ke Jakarta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penggeledahan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.
“Pak Sekda masih berada di Purwokerto,” kata Sadewo saat dihubungi Orbit-News.com, Jumat (11/9/2026).
Sadewo juga mengaku tidak mengetahui secara langsung terkait penggeledahan yang dilakukan KPK di ruang kerja Sekda Banyumas. Menurutnya, Pemkab Banyumas tidak menerima pemberitahuan mengenai kegiatan tersebut.
Meski demikian, Sadewo memastikan Agus Nur Hadie masih menjalankan aktivitas kedinasan seperti biasa. Bahkan, Sekda Banyumas tersebut masih mengikuti rapat bersama dirinya pada Kamis (10/9/2026) malam. Rapat tersebut membahas persiapan pengoperasian kembali layanan Bus Trans Banyumas yang sebelumnya sempat berhenti beroperasi.
“Tadi malam masih rapat dengan saya, sampai malam sekali. Saya sempat menanyakan terkait penggeledahan KPK tersebut, beliau menjawab, hanya dimintai informasi saja,” terang Sadewo.
Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut
Menurut Sadewo, Agus Nur Hadie menyampaikan bahwa dirinya hanya dimintai informasi oleh penyidik. Hal tersebut diduga berkaitan dengan sejumlah kerja sama Pemkab Banyumas dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
“Karena Pemkab juga punya beberapa kerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), misalnya terkait hibah tanah,” lanjut Bupati Banyumas.
Sebelumnya, KPK diketahui melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi di Banyumas, termasuk rumah Wakil Rektor I, Wakil Rektor II dan Wakil Rektor IV Unsoed hingga ruang kerja Sekda Banyumas. Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi membenarkan kedatangan tim KPK ke Banyumas, namun tidak ada proses pemeriksaan terhadap siapapun di Mapolresta Banyumas.
"Kita hanya mendapatkan pemberitahuan saat datang, kemudian pamit saat kembali ke Jakarta, tidak ada peminjaman ruangan untuk pemeriksaan," ungkapnya. (*)
Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.