ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Sarapan bukan sekadar cara mengisi energi sebelum memulai aktivitas. Pemilihan menu sarapan yang tepat juga dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.
Kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Karena itu, menjaga pola makan sehari-hari, termasuk kebiasaan saat sarapan, penting dilakukan untuk membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
Berikut beberapa kebiasaan sarapan yang dapat membantu mengendalikan kolesterol:
1. Awali hari dengan makanan tinggi serat
Serat larut dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di saluran pencernaan. Salah satu pilihan sarapan yang praktis adalah oatmeal yang dipadukan dengan buah seperti apel, pisang, atau buah beri.
Baca juga:
Rutin Makan Buah Setiap Pagi? Ini yang Bisa Terjadi pada Tubuh
Selain oatmeal, sumber serat juga bisa diperoleh dari roti gandum utuh, kacang-kacangan, serta buah dan sayuran.
2. Pilih sarapan yang mengandung protein sehat
Protein tetap penting untuk sarapan, tetapi sumbernya perlu diperhatikan. Telur, ikan, tahu, tempe, dan kacang-kacangan dapat menjadi pilihan.
Jika mengonsumsi telur, perhatikan keseluruhan pola makan dan jumlah lemak jenuh yang dikonsumsi sepanjang hari, bukan hanya satu jenis makanan.
3. Kurangi makanan tinggi lemak jenuh
Baca juga:
Telinga Terasa Kotor Langsung Dikorek? Hati - hati, Cutton Bud Bisa Bikin Masalah
Kebiasaan sarapan dengan gorengan, daging olahan, sosis, bacon, mentega dalam jumlah banyak, atau makanan yang tinggi lemak jenuh sebaiknya dibatasi.
Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar LDL atau kolesterol "jahat". Sebagai alternatif, pilih makanan yang dimasak dengan lebih sedikit minyak dan utamakan sumber lemak tak jenuh.
4. Biasakan sarapan dengan buah
Menambahkan buah ke dalam menu pagi merupakan kebiasaan sederhana yang dapat meningkatkan asupan serat. Buah utuh lebih baik dibandingkan jus buah yang biasanya lebih rendah serat dan lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Apel, pir, jeruk, alpukat, dan buah beri bisa menjadi pilihan untuk melengkapi sarapan.
Baca juga:
Harus Bergadang? Ini Tips Aman Buatmu yang Harus Melek Tengah Malam
5. Perhatikan minuman saat sarapan
Kopi atau teh bisa menjadi bagian dari sarapan, tetapi sebaiknya tidak dipenuhi gula, krimer tinggi lemak jenuh, atau sirup.
Air putih tetap menjadi pilihan utama. Jika ingin minuman manis, usahakan jumlah gula tambahan tetap terbatas.
6. Jangan hanya fokus pada satu makanan
Mengendalikan kolesterol tidak cukup dilakukan dengan mengonsumsi satu makanan tertentu. Yang lebih penting adalah pola makan secara keseluruhan.
Baca juga:
Jangan Sepelekan! Merokok Sambil Berkendara Bisa Bikin Celaka
Sarapan dengan kombinasi serat tinggi, protein sehat, buah atau sayuran, serta rendah lemak jenuh dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun pola makan yang lebih baik.
Beberapa kombinasi yang bisa dicoba antara lain:
-
Oatmeal + pisang atau apel + kacang tanpa garam.
-
Roti gandum utuh + telur + sayuran.
-
Nasi secukupnya + sayur + tahu atau tempe.
-
Yogurt rendah lemak tanpa gula + buah + oatmeal.
-
Alpukat + roti gandum utuh + telur rebus.
Pada akhirnya, kebiasaan sarapan yang baik sebaiknya menjadi bagian dari gaya hidup sehat secara menyeluruh, termasuk rutin bergerak, menjaga berat badan, tidak merokok, serta melakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala.
Jika seseorang sudah memiliki kolesterol tinggi, perubahan pola makan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan tidak menggantikan obat yang telah diresepkan dokter. (*)